-->
Pontianak Melawi Sanggau Sekadau Ketapang Bengkayang Landak Kubu Raya Kapuas Hulu Sintang Sambas
Editor
Jumat, September 03, 2021 WIB
Last Updated 2021-09-03T05:05:00Z
Adat IstiadatAltar Nek Payong SamabueBengkayangBeritaBudayaKalbarPeristiwaSamalantanTradisi

Komunitas Adat Dayak Bajare Samalantan Rayakan Ultah Altar Nek Payong Samabue Ke-2 Dengan Ritual Adat


Ketua Komunitas Bawikng Mongko Tajur Bernadus Mikra Januardi ( Tengah )

Borneotribun Bengkayang, Kalbar Meski masih dihatui pandemi yang melanda masyarakat bengkayang maupun dunia, komunitas adat Dayak Bajare, Kecamatan Samalantan, Kabupaten bengkayang tetap menggelar upacara ulang tahun Altar Nek Payong Samabue yang ke-2 tahun 2021, Jumat (3/9/21).

Ketua Komunitas Bawikng Mongko Tajur Bernadus Mikra Januardi ketika diwawancarai awak media ini mengatakan sebagai orang Dayak tetap menjunjung tinggi adat istiadat.
Ritual Adat yang pertama dilaksanakan menggunakan bahasa Dayak Bajare 'Nyangahant' ( ritual adat yang wajib terlebih dahulu dilaksanakan, tidak boleh asal-asalan ).

Ritual Adat 

"Disini sesuai tradisi kita ada bawa yang namanya tandu berupa besi yang tajam tetapi adat itu tetap dilaksanakan karena itu yang diutamakan ," Ucap Bernadus Ketua Komunitas Mongko Tajur.

Menurutnya, Acara Ritual Ulang Tahun Nek Payong Samabue sampai saat ini masih tetap dilestarikan.

"Saya ini keturunan yang ke 4 yang sudah menjadi kewajiban saya untuk melestarikannya. Semoga kedepannya secara pribadi saya sendiri sebagai seorang yang cinta akan adat istiadat akan tetap saya lestarikan dan tetap optimis walaupun ada pro dan kontra termasuk pernyataan yang mengatakan kalau ikut kegiatan seperti ini adalah hal yang tidak baik dan yang tidak wajar," Pungkasnya.

Dikatakannya, Komunitas tersebut sudah berjalan selama 2 tahun dan masuk rumpun Dayak Bajare yang berada di Desa Marunsu, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang.

"Saya juga mohon doa dan dukungannya supaya kegiatan hari ini di Barakati Jubata (Diberkati Tuhan) aman dan berjalan lancar tanpa ada kendala apapun," Imbuhnya.

Senada juga apa yang disampaikan Manda yang menyebutkan ketertarikannya kepada komunitas tersebut karena ingin melestarikan adat budaya.

"Saya tertarik bergabung di komunitas karena saya juga ingin melestarikan adat budaya Dayak dimana sudah menjadi adat tradisi kita orang dayak yang ada di kecamatan samalantan ini," Tutup Manda.

Reporter : Rinto Andreas
Editor      : Hermanto

iklan

Iklan

X

LOKASI MENU1

LOKASI MENU1


LOKASI MENU2

LOKASI MENU2.


LOKASI MENU3

LOKASI MENU3.


Iklan

Iklan